Publikasi

Audiensi dengan Pemprov DKI Jakarta yang diwakili oleh Biro Kerjasama Daerah (KSD) Setda Pemprov DKI Jakarta

16 Juni 2021

Hasil Audiensi dengan Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Setda DKI Jakarta
“INKINDO DKI Jakarta akan lakukan kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta

Dalam rangka menjalin kerjasama yang sinergis dengan Pemprov DKI Jakarta, DPP INKINDO DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Kepala Biro Kerjasama Daerah (KSD) Setda DKI Jakarta, Andhika Permata, tanggal 16 Juni 2021. Delegasi DPP INKINDO DKI Jakarta dalam kesempatan tersebut dipimpin oleh Ketua DPP INKINDO DKI Jakarta, Imam Hartawan, S.T., M.T. didampingi oleh Her Pramtama, S.T., M.T. Wakil Ketua yang juga anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan) Pemprov DKI Jakarta, Ir. Ronald Sihombing Hutasoit, M.Si, Wakil Ketua, Ir. Anton Gerbono, Wakil Ketua, dan Munif Sofian, S.Kom, Wakil Ketua. 

Beberapa hal yang mengemuka dalam pertemuan tersebut antara lain, bahwa Pemprov DKI Jakarta terbuka untuk berkolaborasi dengan INKINDO DKI Jakarta di berbagai program; salah satunya adalah  program  Jakarta Development Collaboration Network (JDCN),  tentang  ketahanan iklim. Hal ini untuk mendukung posisi Gubernur DKI Jakarta di kancah internasional sebagai Wakil Ketua Steering Committee Forum C40, yang membawahi wilayah Asia Pasifik dan Oceania. Pemprov DKI mentargetkan Net Zero Emmision  bisa dicapai pada tahun 2050 yang  lebih cepat dari target nasional. C40 Cities merupakan jaringan yang menghubungkan 97 kota besar dunia yang telah berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah progresif terkait perubahan iklim. C40 Cities bertujuan untuk masa depan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. C40 mewakili lebih dari 700 juta warga di dunia dan seperempat ekonomi global. Ketua C40 saat ini ini adalah Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti.
Kerjasama lainnya meliputi:  penggunaan Standar Billing Rate INKINDO di lingkungan Pemprov DKI Jakarta terkait pengadaan jasa konsultansi, peluang usaha dalam  pekerjaan SLF (Sertifikasi Laik Fungsi),  kemudahan dalam  mendapatkan IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan), Traffic Management, Vaksinasi massal anggota INKINDO DKI Jakarta beserta keluarganya, penggunaan teknologi informasi dalam  Manajemen Asset, monitoring banjir, masukan revisi zonasi dalam Perda No 1/2014, dan partisipasi secara reguler dalam Musrenbang. 

Dijelaskan bahwa, secara umum kolaborasi yang bisa dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dan INKINDO DKI Jakarta dalam pemikiran yang ujungnya berbentuk filantrofi atau CSR. Penerbitan Buku Billing Rate INKINDO yang sesungguhnya sudah termasuk dalam CSR INKINDO. Diharapkan INKINDO DKI Jakarta juga bisa berperan aktif dalam memberikan masukan terkait dengan penyusunan regulasi.

Menurut Andika Permata, kolaborasi tersebut bisa dituangkan dalam MoU dan PKS antara DPP INKINDO DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta. Sebelum dilakukan MoU terlebih dahulu diadakan FGD untuk mendiskusikan bidang-bidang yang akan dikerjasamakan. Menanggapi program vaksinasi masssal untuk anggota secara gratis yang akan dilaksanakan oleh INKINDO DKI Jakarta, ia sangat mendukung karena Pemprov DKI Jakarta saat ini mentargetkan vaksinasi massal sebanyak 100 ribu orang per hari. 

Menurut Imam Hartawan, tujuan audiensi DPP INKINDO DKI Jakarta dengan Biro KSD Pemprov DKI Jakarta ini utamanya adalah untuk melakukan kolaborasi di berbagai bidang, memberi masukan dalam proses penyusunan regulasi yang kondusif bagi usaha jasa konsultansi, menciptakan peluang usaha bagi anggota dan bakti profesi dalam bentuk vaksinasi massal untuk ikut berkontribusi membentuk kekebalan komunal terhadap pandemi Covid-19.